Fibromyalgia, Apa Itu?
Awalnya saya juga bingung, sekitar 6 tahun lalu pertama kalinya mendengar kata Fibromyalgia. Sangat sedikit sumber yang bisa saya baca. Website-website kesehatan tidak banyak memberikan informasi yang saya butuhkan. Berharap ada blogger-blogger yang berbagi pengalamannya hidup bersama fibromyalgia tapi sampai sekarang belum saya dapatkan. Ada banyak blogger luar negeri tapi blogger Indonesia belum ada satupun yang saya tahu. Setidaknya sejauh pencarian saya saat ini. Mungkin jika ada teman-teman yang menemukan blog para pejuang Fibromyalgia bisa komen di bawah, agar saya bisa berkunjung dan berguru lebih banyak lagi ^^
Ini salah satu alasan kenapa saya mengumpulkan niat dan melaunching blog ini. Semoga menjadi langkah awal lahirnya blogger-blogger lain yang mengalami kondisi ini untuk berbagi pengalamannya.
JADI, Fibromyalgia itu apa?
Mengutip dari https://www.docdoc.com/id/info/condition/fibromyalgia/
Apa saja GEJALA Fibromyalgia?
Saya kutipkan dari https://www.alodokter.com/fibromyalgia
Ini salah satu alasan kenapa saya mengumpulkan niat dan melaunching blog ini. Semoga menjadi langkah awal lahirnya blogger-blogger lain yang mengalami kondisi ini untuk berbagi pengalamannya.
JADI, Fibromyalgia itu apa?
Mengutip dari https://www.docdoc.com/id/info/condition/fibromyalgia/
Fibromyalgia adalah nyeri pada tulang dan otot yang menjalar ke bagian dalam tubuh dari lokasi nyeri tersebut berasal. Kondisi ini dapat menyerang berbagai bagian dari tubuh serta dapat berlangsung hingga beberapa tahun. Seringkali kondisi ini disebut sebagai sindrom kelelahan kronis (berkepanjangan) oleh ahli kesehatan. Meskipun keduanya memiliki kemiripan dari berbagai aspek, ada perbedaan dari segi sensasi umum yang dirasakan oleh pasien. Fibromyalgia dtandai oleh nyeri dan kekakuan sedangkan sindrom kelelahan kronis ditandai oleh kelelahan yang hebat. Kebanyakan pasien fibromyalgia memiliki minimal 11 titik atau area pada tubuhnya yang sangat lembut dan dapat menimbulkan nyeri ketika disentuh.
The American College of Rheumatology dan US National Institute of Health mengakui fibromyalgia sebagai kelainan sistem saraf pusat yang dapat didiagnosis dan disebabkan oleh kelainan biologis saraf yang dapat menyebabkan gangguan pada fungsi kognitif serta nyeri fisiologis. Namun sampai sekarang dokter masih belum dapat memastikan penyebab utama dari kondisi ini meskipun sudah ada berbagai teori. Hal ini menyebabkan diagnosis menjadi sulit dan memakan waktu.
Di Amerika Serikat, lebih dari 3 juta orang mengidap fibromyalgia dan sekitar setengah dari mereka mengalami kasus yang parah. Begitu parahnya kondisi mereka hingga mereka tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari dan bahkan 40 % dari mereka terpaksa berhenti dari pekerjaan mereka yang sekarang atau mencari pekerjaan yang lain.
Ngeri ya, dan kasian. Fibromyalgia emang gak bikin penderitanya mati, tapi penderitaan yang ditimbulkan cukup membuat mereka mati dari lingkungan sosial dan berkarya. Meski setiap yang behasil memelihara optimisme atau roja' akan mampu melewati faase ini dan tetap berkarya dengan kondisi fisiknya yang baru. Saya sendiri merasakan tahan-tahun awal hidup bersama Fibromyalgia seperti anak muda tidak berguna. Bahkan menjadi beban bagi lingkungan sekitar. Belum lagi tekanan sosial yang mayoritas tidak memahami apa dan bagaimana fibromyalgia membuat fisik saya yang sudah ambruk semain parah dengan mental yang ditekan bertubi-tubi. Fibromyalgia sering disebutt juga invisible illness. Why? Karena penderita fibro fisiknya utuh, tak kurang suatu apapun, mulus, tidak memar, tidak ada patah tulang tapi dia merasakan memar di seujur tubuhnya, tubuhnya terasa sangat lelah terutama saat bangun dari tidur. Semua terasa sangat melelahkan. Sekedar rutinitas mandi, meyetrika dan berdandan alakadarnya sudah membuaat sangat lelah dan harus istirahat. Bayangkan jika kondisi se lelah itu dan harus melakukan bimbingan tugas akhir di kampus dan sudah membuat janji dengan dosen. Hmm.... rasanya menangis seharaianpun belum cukup menebus rasa tertekannya saya hari itu.Apa saja GEJALA Fibromyalgia?
Saya kutipkan dari https://www.alodokter.com/fibromyalgia
Gejala utama fibromyalgia adalah rasa sakit di banyak bagian tubuh yang berlangsung setidaknya selama tiga bulan. Rasa sakit ini dapat berupa nyeri yang tumpul, sensasi terbakar, atau seperti ditusuk-tusuk, dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Tingkat keparahan gejala fibromyalgia berbeda-beda pada tiap penderita. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh aktivitas, tingkat stres yang dialami penderita, serta perubahan cuaca.
Nyeri pada beberapa bagian tubuh, seperti leher dan punggung, dapat terasa lebih parah dibandingkan bagian tubuh lain. Kondisi ini juga membuat penderita sangat sensitif terhadap rasa sakit. Penderita fibromyalgia bahkan dapat merasa nyeri saat disentuh dengan lembut.
Selain nyeri, penderita fibromyalgia juga dapat mengalami gejala berupa:
- Kelelahan yang sampai menyebabkan penderita tidak bertenaga untuk melakukan aktivitas apapun.
- Kaku otot yang terasa makin parah bila terlalu lama berada dalam satu posisi, misalnya saat bangun tidur.
- Penurunan kualitas tidur, sehingga penderita tetap merasa kelelahan saat bangun, meski sudah tidur lama.
- Sakit kepala, terutama bila penderita mengalami nyeri dan kaku di leher dan bahu.
- Gangguan kognitif, misalnya sulit berkonsentrasi, mengingat sesuatu, dan lambat dalam berbicara.
Terdapat sejumlah gejala lain yang dapat dialami oleh penderita fibromyalgia, namun lebih jarang, di antaranya:
- Pusing
- Nyeri haid
- Kaku atau kesemutan di tungkai
- Sering merasa kepanasan atau kedinginan
Fibromyalgia sering disertai gangguan lain, seperti irritable bowel syndrome, sindrom kaki gelisah, gangguan cemas, dan depresi.
Apa saja yang saya rasakan dan bagaimana perjalanan saya mendapatkan diagnosa ini?
Nantikan di episode tulisan yang akan datang. Insya Allah ☺
Komentar
Posting Komentar